Bahan kain knitting jadi andalan untuk membuat pakaian. Kain ini tidak kalah berkualitas dengan berbagai jenis bahan untuk membuat pakaian lainnya. Baik itu katun sifon, rayon dan lain-lain.

Kualitasnya sendiri tampak jelas dari karakteristik yang ada padanya. Maka dari itu, pahami lebih dekat bagaimana karakteristik dan penggunaan kain tersebut.
Karakteristik Bahan Kain Knitting
Bahan ini menggunakan benang yang cenderung lebih elastis. Misalnya saja benang rajut ataupun benang elastis.
Dengan benang tersebut, kain ini bisa meregang dan kembali lagi ke bentuk semula secara mudah. Perihal bagaimana karakteristiknya, bisa cermati detail lengkapnya di bawah ini.
Tekstur Garis Kotak-kotak
Salah satu karakteristik yang melekat pada bahan kain knitting yakni memiliki tekstur berupa garis kotak-kotak. Tekstur tersebut mengingatkan kita dengan bentuk pagar.
Elastis
Selain memiliki tekstur garis kotak-kotak, kain ini juga bersifat elastis. Karena sifat tersebut, kain ini bisa melar dan kembali lagi ke bentuk semula.
Lembut
Kain ini juga memiliki karakteristik berupa lembut dan halus di tangan. Hal inilah yang membuat pengguna merasa nyaman ketika memakai pakaian dari bahan kain knitting.
Tahan Lama
Apabila mampu merawat pakaian dari kain ini dengan baik, tentu bisa lebih tahan lama. Pakaian tersebut bisa digunakan untuk jangka panjang.
Hangat
Banyak yang memanfaatkan bahan kain knitting ini untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin. Kemampuan ini tidak lain karena kain tersebut mempunyai banyak udara yang terjerat di jalinan benangnya.
Ringan
Kain ini membuat pakaian terasa lebih ringan ketika digunakan. Pengguna pun bisa merasa lebih nyaman saat mengenakannya.
Dengan ciri-ciri di atas, masih ada sebagian orang yang kesulitan membedakan antara kain knitting dan woven. Tak mengherankan karena kedua jenis kain tersebut memiliki kemiripan dari segi tekstur jika hanya melihatnya secara sekilas.
Sama-sama jadi andalan untuk membuat pakaian, namun terasa lebih nyaman memilih baju bahan kain knitting saat ingin tidur. Hal ini karena bahan tersebut memang lebih hangat.
Namun saat ingin menghadiri acara formal seperti wisuda hingga resepsi pernikahan, lebih suka baju woven. Ketika menggunakannya memang lebih kaku dan tak mudah robek.
Perbedaan woven dan knitting juga terangkum di akun TikTok Toko Bahan Kaos & Kain Knitto. Saat menyentuh kedua kain tersebut, rupanya woven lebih kaku. Sementara knitting lebih halus dan lembut di tangan. Ketika coba menariknya perlahan, kain knitting juga elastis dan lentur. Karena hal itu, woven bisa untuk membuat pakaian formal seperti jas, jaket dan celana. Sedangkan knitting, cocoknya untuk membuat pakaian santai.
Penggunaan Kain Knitting
Kain ini biasa digunakan untuk membuat berbagai jenis pakaian. Bahan ini cocok untuk membuat blazer, sweater, celana, cardigan, sampai dengan vest.
Kain ini biasa untuk membuat dress, outer, jumpsuit, hingga tunik. Selain itu, banyak juga yang menggunakannya untuk membuat topi, syal, kaos, selimut, gorden dan sarung bantal.
Bahan kain knitting memang jadi pilihan untuk membuat berbagai jenis pakaian. Namun siapa sangka jika bahan tersebut juga bisa digunakan untuk membuat aneka peralatan rumah tangga dan aksesoris seperti tas hingga dompet. /puji



